Mempersiapkan dan mengoperasikan alat ukur secara benar bray!!

Mempersiapkan dan mengoperasikan alat ukur secara benar bray!!
hai sahabat marketer pada kesempatan ini kita akan mengulas tentang alat ukur. alat ukur yang kita operasikan, pengertian alat ukur. sebelumnya saya telah berbagi mengenai

Mengoperasikan alat hitung dengan baik untuk keperluan bisnis dan pemasaran | Ilmu pemasaran

sebelum mulai mengoperasikan alat ukur segala sesuatu dalam ukur mengukur, takar menakar, timbang-menimbang secara luas disebut permasalahan metologi.
metologi yang berhubungan dengan satuan-satuan ukuran, cara-cara atau metode pengukuran dan alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya serta syarat-syarat teknik serta peraturan yang telah ditetapkan dalam undang-undang yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada umum tentang pengawasan pengukuran.

pengertian alat ukur: alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian, seluruh alat pengukuran dapat menggunakan peralatan yang bervariasi.
pengertian. alat takar adalah alat yang diperuntukan bagi pengukuran kuantitas atau penakaran seperti benda cair, bensin, minyak dan lainnya.
pengertian alat timbang: alat yang diperuntukan bagi pengukuran massa atau berat suatu benda.

pengertian menjustir: mencocokkan , melakukan perbaikan ringan dengan tujuan agar alat yang dipersyaratan tera/tera ulang.

pengertian lain dari timbangan adalah benda yang dibuat sedemikian rupa sehingga ada bagian yang diberi beban sesuai ukuran berat dan sebagian lagi benda yang akan diukur beratnya.

timbangan elektronik adalah timbangan yang dalam pengoperasiannya menggunakan tenaga listrik. orang yang akan melakulan timbangan disebut operator. contoh timbangan elektronhk adalah merek ishida tipe /ACE/BC 3000 , ciri-cirinya.
~ menampilkan angka berat barang
~ lempeng timcngan dari baja
~ bisa disambung kekomputer/printer
~ bagian display terdiri atas monitor dan tombol operasi
~ jam internal yang memungkinkan printer mencetak waktu penimbangan
~ menggunakan batrai yang bisa dicas
~ fungsi kompaqator standar
~ memakai kalibrasi digital
~ menggunakan sistem ACAI

JENIS-JENIS TIMBANGAN.
a. timbangan biasa. cara:
~ ketik nomor panggil/kode barang yan akan dibeli
~ tekan tombol

plu
~ letakkan barang yang akan ditimbang
~ tekan tombol print untuk mengeluarkan label harga.

b. timbangan otomatis, cara:
~ tekan tombol freepack 1x
~ ketik kode yang telah diprogram.
~ tekan plu
~ letakan barang kemudian label harga akan keluar otomatis
~ tekan freepack untuk kembali keposisi semula

c. timbangan dengan perkalian /per picis
cara:
~ ketik 9000 lalu mode
~ tekan 1 enter
~ ketik kode panggil kemudian plu dan enter maka akan tampil P01-02 O angka 0 untuk menimbang, angka 1 tanpa menimbang
~ tekan 1 enter maka akan tampil P01-050,000
~ input harga persatuannya lalu enter maka akan tampil P01-08 0 angka 0 non picis dilabel dan angka 1 dengan picis dilabel
~ tekan 1 enter
~ tekan end untuk menutup program

IDENTIFIKASI PERALATAN PADA PRODUK YANG DIUKUR.
sebelum melakukan penjualan terlebig dahulu harus mengetahui identifikasi peralatan dikaitkan dengan produk yang akan diukur peralatan yang akan diidentifikasi misal, timbangan baik biasa maupun yang otomatis.

PROSEDUR PENGUKURAN PRODUK.
telah dicantumkan dalam UU RI NO 2 thn 1981 tentang metrologi legal merek ishida.
cara manual: untuk melakukan cetak manual ketik kode panggilnya lebih dagulu lalu pilih print.

cetak otomatis: ketik panggil > plu yang di ikuti dengan menekan freepack, untuk menghentikan tekan print

Pengukuran dengan benar.
~ barang ditimbang benar-benar dipesan pelanggan
~ menambah barang bila timbangan masih kurang dengan pesnan
~ mengurangi barang bila melebihi ukuran
~ mendiamkan sejenak posisi penimbangan agar dapat diamati pelanggan
~ menunjukan bukti ketepatan angka timbanan pada pelanggan
~ menyebutkan bukti ketepatan angka pada pelanggan
~ mengakhiri timbangan
~ menyerahkan barang setelah dikemas dengan baik
~ mengucapkan terimakasih
~ melakukan pembayaran sesuai pesanan

PERALATAN DAN PENGUJI ALAT UKUR
~ jika mesin selesai digunakan tutup dengan pelindung jika ada
~ bersihkan alat ukur dari kotoran dan kerak yang menempel
~ periksa kestabilan pengoperasian
~ alat ukur diperiksa kevalid

~ ajukan penggantian bila tidak layak pakai pada pimpinan melalui teknisi
~ sediakan kartu pemeliharaan alat ditempat kerja kassa.

PROSEDUR PELAPORAN KERUSAKAN ALAT
~ pelayan >
~ teknisi perusahaan >
~ pimpinan >
~ bagian keuangan >
~ bagian sarana prasarana >
~ badan tera.

SIKAP YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGOPERASIKAN ALAT UKUR
~ cermat
~ teliti
~ jujur
~ bertanggung jawab
jangan lupa baca juga:
9 Soal penjualan langsung karakter bentuk contoh dan strategi langsung jawab:nah itulah pembahasan materi pada kesempatan ini semoga menambah wawasan dan memberikan manfaat. semoga saja. selamat datang kembali

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2