Sikap dan prilaku wirausaha muda yang sukses kerja dan prestatif!

Sikap dan prilaku wirausaha muda yang sukses kerja dan prestatif!

selamat datang sobat marketing, kesempatan ini kita akan membahas mengenai sikap dan prilaku kerja prestatif. pengertiannya: sikap dan perilaku kerja prestatif mengandung arti selalu ingin maju. perubahan yang semakin cepat disemua bidang, terutama perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta semakin derasnya arus informasi menuntut sikap dan prilaku kerja prestatif dan berkeinginan maju yang tinggi. prilaku kerja prestatif dimulai dari, lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.
Tujuan sikap dan perilaku kerja prestatif, stephen coves mengungkapkan, 4 gal yang dimiliki manusia untuk selalu ingin maju yaitu:
1. self awarness yaitu sikap mawas diri terhadap kelebihan dan kekurangan diri sendiri.
2. couscience yaitu mempertajam suara hati seraya memunculkan keunikan.
3. independent will yaitu pandangan mandiri kebebesan berekspresi untuk bekal bertindak.
4. creative imagination yaitu berfikir dan mengarah kedepan untuk memecahkan masalah
dengan imajinasi, kreativitas dan adaptasi yang tepat. efektif adalah: pekerjaan yang dialokasikan tepat waktu sesuai rencana. efisien adalah: segala sesuatu yanh dikerjakan denan berdaya guna , diselesaikan dengan tepat, cepat, hemat dan selamat. BACA JUGA:

66 Daftar Produk wings PT.PDR mana yang kamu gunakan?


Manfaat sikap dan perilaku kerja prestatif:
sikap dan perilaku kerja prestatif akan sangat membantu dalam pengembangan usaha salah satunya dengan cara latihan. pelatihan orientasi kerja prestatif mampu menjamin terciptanya tenaga kerja yang mempunyai keterampilan, keahlian, menggunakan pikiran seefektif mungkin dan peningkatan kinerja perusahaan.

Latihan bekerja prestatif dapat dilakukan dengan 2 cara: pertama apprentice training yaitu mengerjakan tugas sebaik-baiknya. kedua, on the job training yaitu menetapkan pegawai baru untuk memangku sesuatu jabatan.

Jenis-jenis perilaku kerja prestatif:
* kerja iklas: yaitu bekerja sungguh, menghasilkan sesuatu yang baik dan berlandasi dengan hati tulus. contoh: seorang buruh pabrik bekerja dengan gaji paspasan namun tetap bekerja dengan baik, tulus, semata-mata untuk menghasilkan uang untuk keperluan keluarga.
* kerja mawas yaitu bekerja dengam tidak terpengaruh oleh perasaan. contoh: seorang pimpinan perusahaan dirumah mempunyai masalah pribadi dengan keluarga. ditempat kerja, ada bawahan membuat masalah yang merugikan perusahaan. sebagai pimpinan bijaksana maka pemimpin tersebut harus dapat membedakan urusan pribadi dengan urusan perusahaan dan pemecahan masalah yang bagus.
* kerja cerdas: memperhitungkan resiko, mampu melihat peluang dan bisa mencari solusi yang terbaik. contoh: menggunakan teknologi, menyesuaikan dengan konsep , organisasi bagus dan managementnya oke.
* kerja keras: sikap mampu kerja semangat kerja untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai. contoh: seorang penjual sayur menjual hasil kebun sendiri, setiap pagi buta berangkat meski cua2 gelap, kadang membawa obor, sampai dikota /pasar dengan sabar menawarkan barang dagangan sampai laku, bahkan kadang siang belum juga laku.

* kerja tuntas: mampu mengorganisasikan bagian usaha secara terpadu dari awal sampai akhhr untuk dapat menghasilkan usaha sampai selesai maksimal. contoh seorang pengusaha kecil yang membuka warung, bekerja dengan mulai mengorganisasikan usaha, mulai dari membuat sarana warung, alat, perlengkapan, barang dagangan, prediksi laba rugi sehingga betul-betul sempurna.

Prinsip cara kerja prestatif:
1. quality improvement atau peningkatan kualitas dan mutu produk terus menerus.
2. business proces improvement atau pengembangan proses bisnis dengan pengetahuan dan teknologi yang terus semakin maju
3. speed atau kecepatan berubah menyesuaikan dengan perubahan.

Komitmen, ada beberapa kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang pemasaran atau wirausaha:
1. self knowledge yaitu pengetahuan tentang usaha
2. imagination imajinasi atau ide
3. practical knowledge, pengetahuan praktis tentang teknik, desain, proces, pembukuan , administrasi dan pemasaran.
4. search skill , kemampuan berkreasi
5. foresigh, berpandangan jauh kedepan
6. computational
 skill, kemampuan untuk menghitung dan prediksi keadaan masa mendatang.
7. communication skill, kemampuan untuk berkomuikasi dengan orang lain.

selain hal diatas juga prinsip dalam bekerja secara prestatif dengan menggunakan 3 H, yaitu hearth bekerja dengan hati tulus. hard bekerja keras meraih apa yang diingingkan, head bekerja dengan keterampilan yang kita miliki.
baca juga:

5 Pemegang kepentingan yang lebih utama dalam bisnis!!!

sekarang sudah sangat paham dari penjelasan saya bukan? (imuelputera) saya rasa sudah sangat paham karena rinci dan padat. semoga menambah wawasan dan ilmu pengetahuan anda semoga selalu bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2