Cara mengendalikan keberatan pembeli dalam ilmu pemasaran!

Cara mengendalikan keberatan pembeli dalam ilmu pemasaran!

selamat datang sobat marketer. keberatan pembeli pada barang yang akan dibeli dapat menimbulkan masalah dalam penjualan produk. ini terjadi dapat karena ketidakpuasan atau tidak sesuaian antara pembeli dan penjual. keberatan itu harus ditanggapi dengan penuh keaijakan, karena jika tidak ditanggapi dengan baik maka para pembeli tidak akan jadi membeli.
bila kita melihat tanda tanda keberatan pembeli terhadap barang yang dibelinya seorang penjual harus dapat menguasai diri. disini seorang penjual jangan emosi dan jangan memperhatikan ketidak senangannya dalam menghadapi dan mengatasi keberatan pelanggan. didalam menghadapinya kita dapat mengajak calon pembeli berbicara kemudian dengarkan keberatan dan keluhan pelanggan. lalu ajukan beberapa pertanyaan kemudian mempengaruhi dengan anjuran.

beberapa cara praktis mengatasi keberatan pembeli adalah:
~ penjual harus mengetahui apa keberatannya
~ dengarkan baik baik keberatan itu dan jangan memotong pembica  raan
~ ulangi segala keberatan pelanggan dengan bahasa sendiri
~ usahakan agar calon pembeli mengetahui akan keberatan penjual
~ kemudian jawab keberatan 
~ jika calon pembeli mengajukan keberatan yang bersifat umum , jawab lah dengan menunjukan ciri dan spesifikasi barang tersebut.
~ jangan menganggap keberatan calon pembeli itu salah
setiap ada keberatan penjual harus menanggapi dengan senang hati, caranya kita dapat mengajukan pertanyaan. adapun alasan utama adanya pertanyaan adalah jika diu2pkan dengan nada suara rendah tempo yang agak lambat akan tidak menggambarkan sikap menyangkal. apabila para pembeli tidak 

setuju dg keberatan maka penjual harus:
~ bisa menolat pendapat pembeli langsung "saya sama sekali tidak sependapat dengan tuan karena...."
~ menolak dengan metode bumerang seperti "coba buktikan dulu..."
~ menggunakan metode konpensasi "tetapi barangnya sangat lengkap, modelnya mutakhir dan memiliki keistimewaan..."
bila memang perlu menjawab keberatan pembeli. teknik yang dipergunakan dapat juga dengan mengembalikan keberatan contoh: "ya, tetapi..." atau "mengapa begitu... " kalau tidak salah tangkap dari pembicaraan tuan hendak crang ini bukan? kalimat "dari pembicaraan tuan" adalah kata kata pembuka jalan, dengan adanya kata buka jalan ini penjual akan memaksa untuk menemukan kembali keinginan yang telah diajukan pembeli.

sekian pembahasan kita mengenai cara mengatasi keberatan pelanggan semoga anda dapat menguasainya dan semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2