Bagaimana Memilih Saluran Distribusi Dalam Pemasaran?

Bagaimana Memilih Saluran Distribusi Dalam Pemasaran?

Selamat datang sob, pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai "memilih saluran distribusi" dalam memilih saluran distribusi sangat penting sekali untuk memperluas pasar dalam rangka mencapai tingkat keuntungan. memilih dan menentukan saluran distribusi harus efisien. akan dihadapkan dengan berbagai macam pertanyaan, seperti lembaga distribusi mana yang akan dipakai, berapa banyak yang dibutuhkan, dimana kesanggupan dan kemampuannya untuk bekerja sama dengan produsen lain. memilih saluran distribusi umumnya harus berdasarkan beberapa pertimbangan yaitu:
baca juga:

Faktor-faktor Penetapan Harga Produk Ini Lengkapnya!

~ sifat pembeli atau konsumen, apabila pembeli banyak maka produsen cendrung untuk menggunakan saluran distribusi yang banyak perantara. jika jumlah konsumen besar dan terpencar maka harus digunakan jasa penyalur yang intensif, segnha semua pelanggan dapat terlayani kebutuhan dan keinginannya. sebaliknya juga jika konsumen hanya sedikit dan berkumpul dilokasi tertentu maka dipakai saluran distribusi selektif

~ sifat jenis dan sifat produk, ini sangat perlu dipertimbangkan dalam pemilihan saluran distribusi ini, meliputi apakah produk konsumsi atas produk industri, apakah produk tahan lama atau tidak, untuk barang convenience saluran distribusinya menggunakan intensif, dimana penyalur yang dipakai banyak. untuk barang shopping digunakan saluran distribusi selektif, sedangkan untuk barang spesial digunakan strategi distribusi exclusive.

~ sifat perantara, perlu diperhatikan tentang kekuatan dan kelemahan berbagai aspek tipe penyalur didalam menjalankan berbagai kegiatan marketing.

~ sifat persaingan, pengusaha menginginkan barangnya yang akan dijual sejajar dengan produk pesaing agar konsumen bisa lebih leluasa dalam memilih barang.

baca juga:

Apa Orientasi Dalam Penetapan Harga? Ini Dia Sob!

~ sifat perusahaaan sendiri, secara rinci sifat yaitu:
* besar kecilnya ukuran perusahaan
* keadaan keuangannya
* komposisi produk yang dihasilkan
* politik pemasarannya.

oke sob sekian dulu pembahasan kita, semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2