Macam-macam Penetapan Harga Dalam Pemasaran!

Macam-macam Penetapan Harga Dalam Pemasaran!

Berikut ini macam penetapan harga,
* penetapan harga fleksibel: kuncinya adalah kelenturan atau ketersediaan untuk memotong harga demi mempertahankan bagian pasar misalnya adanya kebijakan untuk tidak menerakan adanya tambahan harga atau biaya.
* penetapan harga diferensial adalah perhitungan harga pokok untuk sejenis produk yang diperhitungkannya atas dasar biaya biaya yang berbeda, sehinha terjadilah beberapa harga pokok yang besarnya berbeda sama lain. dalam hal ini disebabkan karena tidak semua unsur biaya diperhitungkan dalam harga pokok itu, dengan begitudapat dilakukan apabila semjumlah produksi normal yang dihasilkan ditambah dengan produksi yang insidental dan belum melampau kapasitas penuh soduksi.
baca juga:

Kombinasi Harga / Price Mix Dalam Pemasaran!

* penetapan harga mark up, adalah dengan menetapkan harga jual dilakukan dengan cara menambahkan suatu persentase tertentu dari total biaya variabel atau harga beli dari supermarket.
* penetapan harga cost plus, penetapan harga jual dengan cara menambahkan persentase tertentu dari total biaya.

* penetapan harga sasaran, harga jual produk dapat memberikan tingkat keuntungan tertentu yang dianhap wajar, akan memberikan target keuntungan pada suatu tingkat total biaya produksi yang diperkirakan.
* penetapan harga rata rata, dilakukan dengan alasan perusahaan mengalami kesukaran dalam mengukur biaya, dan kesulitan mengetahui reaksi dari pembeli dan saingan.

* penetapan harga tender, harga penawaran diajukan dalam sampul yang tertutup, sfangkan pembeli dapat memilih penjual yang dianggapnya mempunyai harga paling rendah.

* penetapan harga berak even, perusahaan mengetahui tentang bagaimana suatu produk itu dijual pada harga tertentu untuk mengembalikan dana yang tertanam pada produk.
* penetapan harga rate of return, untuk mencapai tingkat pengembalian investasi dan merupakan kebijakan yang banyak dipakai perusahan perusahaan besar
* penetapan harga oleh pedagang, dengan cara menambahkan selisih harga tertentu diatas harga pembelian yang dibayarkan pada produsen.  * penetapan harga oleh produsen, produsen merencanakan jumlah barang yang akan diproduksi dan yang akan dipasarkan selama masa tertentu.

* penetapan harga biaya variabel, didasarkan pada suatu ide bahwa biaya total tidak selalu harus ditutup dalam menjalankan kegiatan bisnis yang menguntungkan.
baca juga:

Bagaimana Memilih Saluran Distribusi Dalam Pemasaran?

oke sob, sekian pembahasan kita. semoga bermanfaat..

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2