Metode Penjualan Seperti Apa Yang Diterapkan Perusahaan?

Metode Penjualan Seperti Apa Yang Diterapkan Perusahaan?
Hai sob.. selamat datang .. pada kesempatan ini pembahasan kita khusus mengenai "metode penjualan" sebenarnya ada beberapa metode yang dapat dilakukan dalam menjual produk pada konsumen diantaranya:
~ konsumen datang ketempat penjual untuk memilih soduk yang bkan dibeli
~ penjualan dengan mengirimkan produk sesuai orderan
~ dengan menawarkan dan menjual dari rumah kerumah
~ menggunakan mesin penjualan otomatis


metode lainnya:
* metode subjektif, adalah cara langsung menanyakan pada pembeli berapa kebutuhan atas barang yang akan dibelinya. metode subyektif dapat dilakukan terhadap para wiraniaha, para wiraniaga adalah sumber pendapat dalam penyusunan jumlah penjualan barang perusahaan, para wiraniaga ini umumnya merupakan karyawan perusahaan. dan dia sudah mengenal situasi pemasaran didaerah operasinya masing masing, perlu juga kita ketahui bahwa para wiraniaga merupakan orang paling mengetahui kebutuhan para konsumen terhadap barang yang dihasilkan perusahaan. pelaksanaan metode subjektif lainnya dapat dengan cara menggabungkan pendapat para pejabat perusahaan. penggabungan pendapat para pejact dapat dilakukan secara formal ataupun nonformal. metode ini banyak manfaatnya bila perusahaan bersangkutan tidak mempunyai data penjualan.

para pejabat perusahaan itu diminta pendapatnya seperti manajer keuangan, pembelian, pemasaran dan produksi.

* metode obyektif: adalah cara menggunakan pola perkembangan rata rata penjualan hasil produksi dimasa lalu, lalu perkiraan penjualan yang diproyeksikan kemasa yang akan datang, selanjutnya diperhitungkan secara berurutan dari satu waktv kewaktu berikutnya. misalnya dari bulan januari, februari, maret , april, mei, juni, juli dan seterusnya. rata rata penjualan barang secara berurutan dipergunakan sebagai dasar perhitungan perkiraan penjualan pada masa yang akan datang.

jadi metode seperti apa yang diguna kan perusahaan dalam penjualan produknya? itu tergantung dari kebijakan perusahaan itu sendiri. semoga bermanfaat

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2