Mengapa Banyak orang Malas belajar Marketing?

Mengapa Banyak orang Malas belajar Marketing?

Hai sahabat marketer, banyak sekali diantara orang di dunia ini yang tidak suka belajar Marketing atau pemasaran, hanya sedikit diantara mereka yang menyukai nya.

Persentase yang menyukai pemasaran sekitar 30 persen. Sedangkan 70 persen nya tidak menyukai namun ada beberapa orang yang tidak suka tapi memperhatikan marketing itu sendiri.


Apa yang membuat 70% orang tidak menyukai pemasaran?

Menurut kami mereka tidak menyukai karena berbagai alasan sebagai berikut

1. Marketing adalah bisnis
Yah marketing adalah bisnis, bisnis adalah marketing. Hal ini sangat berkaitan erat karena diantara keduanya tidak akan ada keuntungan yang besar tanpa adanya marketing.

Nah sebagian besar dari banyak orang tidak menyukai bisnis, mereka takut memulai, takut gagal, takut rugi dan banyak ketakutan lainnya, padahal jika mereka tahu berbisnis bisa mencapai ekonomi yang mapan.

2. Marketing itu harus punya skill
Yah memang, marketer yang sukses harus punya skill yaitu kemampuan bicara, analisa dan tepat mengambil keputusan. Banyak orang menyadari mereka tidak mempunyai semua skill itu dan mereka lebih tertarik hal lain yang lebih mudah dan simple, mereka cenderung lebih suka yang pasti. Seperti sekolah kedokteran yang akan jadi dokter padahal belum tentu mereka jadi dokter ketika sudah tamat, malahan banyak yang buka warung dan buka usaha sendiri

Disini lah mereka sadar bahwa bisnis itu hal yang bagus dan marketing diperlukan dan mereka jadinya harus belajar lagi.

Dan sebenarnya jika kita tidak punya skill sama sekalipun jika kita belajar maka akan bisa didapatkan.

3. Marketing adalah sales
Ini kebanyakan yang membuat orang malas mengenal marketing, mereka berfikir kalau belajar Marketing hanya akan jadi sales kedepan nya.

Padahal banyak job street lain seperti jadi manager pemasaran, konsultan pemasaran, periset, pengatur strategi pemasaran dan buka usaha sendiri dan memasarkan usaha sendiri.

Dan sebenarnya jadi sales mengasah mental berhadapan dengan berbagai karakteristik orang dan itu sangat berguna di ilmu marketing.

4. Tidak tahu bahwa marketing adalah ilmu paling berguna.
Memang ilmu lain berguna, tetapi marketing sangat berguna. Misalnya untuk memajukan suatu negara maka butuh marketing dimana upaya marketing adalah mengait investor luar.

Memasarkan produk keluar negeri dan itu semua butuh marketing.

Bahkan diri sendiri perlu dipasarkan dalam artian ucapan kita bagaimana halnya menjual diri kita dan disini berarti kita menawarkan kemampuan kita atau skill kita.

Jika kita berhasil meyakinkan orang maka sebenarnya kita punya skill marketing.


Itulah alasan alasan kebanyakan orang tidak menyukai pemasaran atau marketing. Jika kalian adalah orang yang menyukai marketing maka kalian berpeluang besar untuk sukses.

Sekian artikel kita dikesempatan kali ini semoga bermanfaat sob.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2