Memulai bisnis ritel dari pengetahuan dasar sangat penting!

Memulai bisnis ritel dari pengetahuan dasar sangat penting!
Hallo sobat marketer.. pada kesempatan ini kita akan membahas tentang bisnis ritel, pengertian bisnis ritel, faktor keberhasilan usaha ritel, ciri-ciri ritel, peranan usaha ritel, fungsi usaha ritel, kelebihan dan kekurangan usaha ritel dan sebagainya. baca juga: Bisnis ritel (retail) : Membedakan klasifikasi dan diferensiasi serta distribusi!
Kata ritel berasal dari bahasa prancis retailler artinya memotong atau memecah sesuatu.
pengertian eceran atau ritel: semua kegiatan yang terlibat dalam penjualan atau pembelian barang/jasa ataupun keduanya secara satu-satu langsung pada konsumen akhir.
usaha ritel tidak sebatas penjualan barang saja seperti: deterjen, minuman. akan tetapi juga pada jasa seperti ojek, sewa mobil dll.
juga bisa dilakukan melalui telephone/internet. yang disebut ritel non tokoh.
ciri-ciri usaha ritel:
* tradisional: tempatnya tidak terlalu luas, barang yang dijual tidak banyak jenisnya, manajemen masih sederhana, tidak menawarkan kenyamanan belanja, adanya penawaran.
* modrn: tempat luas, barang banyak jenisnya, manajemen terkelolah, harga sudah tetap.


faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha:

1. lokasi usaha: faktor utama yang harus diperhatikan dalam memulai usaha ritel adalah lokasi, menurut guswai usaha ritel yang baik itu,
~ terlihat: harus terlihat oleh orang banyak yang lalu lalang dilokasi itu
~ lalu lintas padat: semakin banyak lokasi usaha ritel yang dilalui orang maka semakin banyak orang mengetahuinya.
~ arah pulang kerumah: pelanggan berbelanja saat akan pulang keruma habis bekerja maka cari lokasi seperti itu.
~ fasilitas umum: lokasi usaha ritel yang baik adalah dekat dengan fasilitas umum seperti terminal, angkutan umum, stasiun, dan lainnya.
~ biaya akuisisi: biaya harus dipertimbangkan dalam berbagai jenis usaha ritel harus merumuskan apakah membeli suatu lahan atau menyewanya.
~ peraturan: dalam usaha ritel juga harus mempertimbangkan peraturan yang berlaku hendaknya menempatkan usaha pada lokasi yang memang tidak diperuntukan untuk usaha ritel seperti taman kotaa
~ akses: keluar masuk menuju 
lokasi yang harus memudahkan calon pembeli.
~ infrastruktur: yang dapat menunjang keberadaan usaha ritel kita seperti parkir yang memadai, toilet, lampu penerangan ..
~ potensi pasar yang tersedia: pelanggan biasanya memiliah lokasi belanja dekat keram
aian .
~ legalitas: untuk memutuskan membeli atau menyewa lokasi harus memastikan lokasi tersebut tidak dalam persengketaan lahan.

2. harga yang tepat: usaha ritel menjual produk yang biasa dibeli sehari-hari oleh karena itu pelanggan mengontrol harga dengan baik, jika suatu tokoh harga nya tinggi maka dia akan mudah pindah ketoko lain.

3. suasana toko: suasana luar toko yang sesuai bisa mendorong pelanggan untuk datang dan berlama-lama didalam tokoh, seperti memasang alunan musik, mengatur cahaya, menciptakan suasana toko yang menyenangkan yaitu:
~ ekterior toko meliputi keseluruhan bangunan fisik yang bisa dilihat dari bentuk bangunan.
~ interior toko meliputi desain ruangan, tata letak penempatan barang, kasir, serta perlengkapan lainnya.

faktor yang tidak 
kalah pentingnya lagi dalam usaha ritel adalah pramuniaga atau tenaga pelayanan toko. pramuniaga menentukan puas tidaknya pelanggan setelah berkunjung, sehingga terjadi transaksi jual beli ditoko. pramuniaga yang berkualitas sangat menunjang kemajuan toko, pramunaga harus mampu menarik simpati pelanggan dengan keramahan dan tegur sapanya, informasi yang diberikan dan suasana yang bersahabat.

peran dan fungsu usaha ritel:
1. peran usaha ritel
produsen menjual produknya kepada grosir atau pedagang partai besar, kemudian grosir menjualnya kepada pedagang eceran peritel, peritel adalah orang atau toko yang kegiatan utamanya mengecerkan barang pada konsumen akhir, pemasaran ritel ini sangat penting artinya bagi produsen karena melalui usaha ritel produsen dapat mewawancarai informasi berharga mengenai produknya. usaha ritel memberikan kebutuhan ekonomis bagi pelanggan melalui:
~ memberikan suply pasokan barang dan jasa pada saat dibutuhkan konsumen.
~ memudahkan konsumen dalam memilih atau membandingkan bentuk 
dan kualitas.
~ menjaga harga jual tetap rendah agar mampu bersaing dalam memuaskan pelanggan.
~ membantu meningkatkan standar hidup masyarakat, produk yang dijual dalam usaha ritel tergantung kepada apa yang dibeli dan dikonsumsi oleh masyarakat.

~ adanya usaha ritel juga memungkinkan dilakukan produksi besar-besaran.

2. fungsi usaha ritel
dalam memberikan beberapa pelayanan kepada pelanggan antara lain:
~ melakukan kegiatan usahanya dilokasi yang nyaman dan mudah diakses pelanggan seperti disekitar rumah-rumah penduduk.
~ memberikan beragam produk sehingga pelanggan dapat memilih
~ membagi jumlah produk yang besar sehingga dapat dijual dalam kemasan atau ukuran kecil
~ menguch produk menjadi bentuk yang lebih menarik adakalahnya untuk meningkatkan penjualan peritel menggunakan strategi promosi seperti: beli 1 gratis 1
~ menyimpan produk agar tetap tersedia pada harga yang relatif tetap.
~ membantu terjadinya perubahan kepemilikan barang dari produsen kekonsumen
~ memgakibatkan perpindahan barang melalui 
sistem distribusi.
~ memberikan informasi tidak hanya kepelanggan juga pada pemasok
~ memberikan jaminan produk, layanan purna jual dan turut menangani keluhan pelanggan

~ memberikan fasilitas kredit dan sewa seperti jasa penyewaan mobil.

Kelebihan dan kekurangan usaha ritel.
1. kelebihan usaha ritel:
~ modal yang dikeluarkan cukup kecil namun keuntungan cukup besar
~ umumnya dilokasi strategis mereka mendekatkan tempat usahanya dengan tempat berkumpul konsumen
~ hubungan antara peritel dengan pelanggan cukup dekat karna adanya komunikasi 2 arah antara keduanya.

2. Kekurangan usaha ritel:
~ keahlian mengelokah toko ritel berskala kecil kurang diperhatikan
~ administrasi kurang bangkan tidak diperhatikan oleh peritel sehingga kadang modalnya habis tidak terlacak.
~ promosi usaha tidak dapat dilakukan dengan maksimal sehingga ada usaha ritel yang tidak diketahui konsumen atau calon konsumen.

baca juga ini: Melakukan riset pemasaran dalam bisnis ritel dan sistem informasi pemasaran!
baca juga: 
Usaha waralaba moderen yang perlu diketahui!
nah itulah pembahasan kita mengenai usaha ritel semoga bermanfaat jangan lupa beri komentar anda yah.. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2